Diposkan pada writingchalenge

Day 1 List 10 Things that make you really happy

Banyak hal sebenarnya yang membuatΒ  bahagia. Tapi kalau harus menyebutkan hanya sepuluh, agak membingungkan juga jadinya. Mungkin ini yang bisa kukatakan.

  1. Berkumpul dengan keluarga

Puisi yang paling bermakna adalah keluarga. Begitu kata keluarga cemara. Begitu pula yang tertanam di hatiku. Bagaimanapun, keluarga adalah segalanya. Berkumpul dengan keluarga itu adalah hal yang paling membahagiakan. Biasanya pada malam hari, dengan televisi yang menayangkan sinetron kesukaan Umi, kami sekeluarga bercengkrama tentang banyak hal, masa depan, masa lalu, harapan, atau sekedar gosip-gosip tetangga. Karena momen seperti itu tidak kami temukan setiap hari, berhubung saya tinggal sendiri di Tasikmalaya, adik saya yang pertama tinggal sendiri juga di Cianjur, dan adik saya yang kedua masih duduk di bangku SMA tinggal di pesantren, sehingga kedua orang tua hanya tinggal berdua di rumah kami di Ciamis.

Saat-saat kami bisa makan bersama juga adalah hal yang sangat membahagiakan. Sesederhana apapun yang kami makan, tetap terasa sangat nikmat saat kami makan bersama.

2. Ngumpul dan bercanda dengan sahabat

Kalau sudah ngumpul-ngumpul sama teman, biasanya sampai lupa umur. Lupa kalau kami sudah bukan ABG lagi. Acara ngumpul biasanya karaoke bersama, minum atau makan-makan di suatu tempat, ke mall bareng, atau sekedar ngumpul-ngumpul di rumah seorang teman.

Bahkan sekadar bercanda di tempat kerja pun, dengan teman-teman yang super seru, itu sangat membahagiakan.

3. Mendaki gunung

Walau melelahkan, mendaki gunung adalah hal yang sangat menyenangkan. Menikmati sesaknya nafas, jantung yang memanas, keringat bercucuran, hawa dingin yang menusuk, sampai perasaan putus asa karena perjalanan jauh dan panjang, adalah sensasi tersendiri yang membahagiakan saat tiba di puncak dan saat bisa kembali pulang ke rumah.

Apalagi teman-teman mendaki adalah teman-teman yang asyik, seru, dan gokil. Saat mendaki, segala kesedihan, kegalauan, dan permasalahan hidup terlupakan. Jauh dari kebisingan kota, kemacetan lalu lintas, polusi, juga hiruk pikuk orang menggunjing yang memuakkan.

4. Berwisata alam

Jelasnya, kalau memilih wisata, saya memilih wisata alam. Bukan hanya gunung yang saya sukai, tapi juga susur pantai, gua, sungai, air terjun, dan sebagainya. Bahkan taman. Kalau ini saya kira semua orang juga suka.

Saya menyukai kegiatan yang menantang. Bahagia saat mampu melakukannya. Pernah juga beberapa kali ikut touring dengan sepeda motor, menyusuri beberapa kota, juga menyusuri beberapa pantai.

Suatu kali saya pernah berangkat ke Yogyakarta dengan seseorang mengendarai sepeda motor. Ini gila menurut teman-teman, sebab jarak dari Tasikmalaya ke Yogyakarta bukan main jauhnya, beratus-ratus kilometer. Jelas gila karena kami hanya berdua dan dengan waktu yang sempit. Kami hanya punya waktu satu hari di Yogyakarta. Dan, satu hari itu kami gunakan untuk menyusuri lima pantai di Gunungkidul, yakni Pantai Kukup, Pantai Sundak, Pantai Indrayanti, Pantai Krakal, dan Pantai Sadranan. Kami sempat melakukan snorkeling di Pantai Sadranan dalam kesempatan yang hanya satu hari itu. Bagi saya, ini menyenangkan, membahagiakan.

5. Tenggelam di toko buku

Saya sangat menyukai buku. Maka kalau pergi ke mall biasanya saya masuk ke toko buku dan bisa berjam-jam tenggelam di antara buku-buku. Beberapa buku yang ingin saya beli, ya saya beli, biasanya buku yang menarik dan sedang diskon (hehe), yang tidak ingin saya beli tapi saya ingin tahu isinya, ya saya baca di tempat. Karena itulah saya bisa berjam-jam di Gramedia. Membaca buku yang sudah dibuka sampulnya.

Saya juga tidak akan melewatkan sebangsa bazar buku atau pameran buku. Saya pasti akan menyempatkan diri untuk datang. Ada keasyikan tersendiri dalam kegiatan berburu buku yang menarik dan berdiskon.

Oh ya, terkait kecintaan saya kepada buku, saya punya cita-cita ingin punya perpustakaan pribadi dalam bentuk taman bacaan yang saya buka secara gratis untuk umum. Tolong aminkan ini.

6. Menatap hujan

Entahlah, tapi ini membahagiakan buat saya. Saat sedang hujan, orang-orang berlalu-lalang berhujan-hujanan, dan saya menatap bulir-bulir hujan itu dari tempat yang teduh. Kelihatannya jahat. Tapi ini hanya perasaan saya tentang hujan yang membahagiakan. Saya senang menatap hujan dari tempat yang teduh, menikmati bunyi rintiknya.

7. Ditraktir seseorang

Yah, siapapun pasti suka dengan yang ini. Siapa sih yang ga suka sesuatu yang gratis? Jadi, saya sangat bahagia saat seorang teman ulang tahun atau tidak dalam acara apapun, tapi tetiba memberi traktiran. ^__^

8. Nemu uang yang terlupakan

Pernah ga saat kamu mau make celana atau jaket yang udah lama ga dipake, tiba-tiba saat kamu raba ke dalam sakunya, kamu menemukan selembar atau dua lembar uang? Kalau saya sering. Dan ini sangat membahagiakan, berapapun nilai uang yang ditemukan itu.

9. Melakukan hobi dengan seseorang yang ” I want to do it with him”

Saya suka mendaki gunung, berwisata alam, dan berwisata buku. Maka melakukan semua itu dengan seseorang yang “I want to do it with him” akan berlipat ganda kebahagiaannya.

Bersama seseorang yang “I want to do it with him”, saya pernah mendaki Gunung Papandayan, berwisata alam ke Gunung Tangkuban Perahu, menyusuri Jalan Malioboro, dan menyusuri lima pantai di Gunungkidul. Snorkeling bersama dan menikmati debur ombak bersama. Juga mengunjungi pameran-pameran buku, wisata kuliner, dan nonton film kesukaan bersama.

10. Nonton Film

Film yang saya sukai adalah film action, sains fiction, atau film-film pembunuhan dan detektif-detektifan. Dulu saya bahkan tergila-gila oleh film mandarin, sebangsa filmnya Andy Lau, Jackie Chen, Jet Lee. Sekarang saya juga menyukai drama korea. Beuh, kalau sudah nonton drama korea biasanya sampai lupa makan, lupa mandi, dan lupa tidur. Pekerjaan sudah pasti terbengkalai. Pokoknya drakor bisa merusak stabilitas nasional hidup saya. So, it make me happy.

Itu dia sepuluh hal sederhana yang membuat saya bahagia. Sebab sejatinya, bahagia tidak perlu mahal, bukan?

#30DaysWrittingChallenge

 

Iklan